Kerupuk Teripang


Kerupuk Teripang
Laut Indonesia terdiri atas 3,2 juta km2 laut teritorial dan 2,9 juta km2 perairan ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif). Wilayah perairan 6,1 juta km2 tersebut adalah 77 % dari seluruh luas Indonesia (Pokja 2004).  Salah satu biota laut yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber makanan yaitu teripang. Teripang atau biasanya disebut timun laut adalah hewan laut bertubuh panjang habitatnya berada di terumbu karang atau ekosistem laut. Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa teripang ternyata mengandung beragam nutrisi dan mineral , seperti vitamin B1, B2, B3, vitamin A, zat besi, kalsium, seng, dan magnesium. Kandungan ini memungkinkan teripang menjadi sumber makanan yang bermanfaat bagi kesehatan.
Manfaat yang terkandung dalam teripang dijadikan masyarakat sebagai patokan untuk membuat produk kerupuk teripang. Salah satunya yaitu di daerah Socah Madura, masyarakat di sana mengolah teripang untuk dijadikan kerupuk teripang sebagai penghasilan pokok mereka. Selain banyak mengandung manfaat bagi manusia, pembuatan kerupuk teripang ini juga mudah. Proses pembuatan kerupuk teripang yaitu sebagai berikut (Lilis, 2014):
1.    Menggores bagian perut teripang segar dengan pisau.
2.   Merebus teripang yang telah digores pada tumang tanpa menggunakan tambahan air. Air yang digunakan adalah sisa air laut yang bercampur dengan lumpur di teripang segar.
3.  Setelah lumayan dingin, bagian dalam teripang dikeluarkan lalu dibersihkan. Pembersihan ini dilakukan dengan pencucian teripang dan penekanan teripang yang bagian dalamnya sudah dikeluarkan.
4. Melakukan perebusan kembali pada teripang yang bagian dalamnya sudah dikeluarkan menggunakan air.
5.    Mengeringkan teripang sampai tekstur teripang tidak banyak mengandung air.
6.    Melakukan pemisahan bagian otot  dan badan teripang.
7.  Mengeringkan badan dan otot teripang dibawah panas matahari, yang diolah menjadi kerupuk teripang adalah badan teripang.
8.  Menggoreng teripang kering dengan pasir lalu digoreng kembali dengan minyak. Kemudian siap untuk dikonsumsi.
Perbandingan mutu kerupuk teripang olahan dengan kerupuk teripang komersial yaitu sama-sama memiliki mutu yang baik dan layak untuk dikonsumsi. Karena kandungan protein, lemak, kadar abu dan kadar air pada kerupuk  teripang olahan dan komersial sesuai dengan baku mutu kerupuk (Nelfa 2020).
Manfaat teripang bagi kesehatan sangatlah banyak, anatar lain sebagai berikut:
·           Mencegah pertumbuhan sel kanker
·           Mencegah peradangan
·           Mencegah risiko pembekuan darah
·           mengobati luka
·           Melawan infeksi virus dan bakteri
·           Menigkatkan kekebalan tubuh pada penderita kangker
·           Sumber protein sehat untuk tubuh
·           Mengatasi impotensi
·           Menurunkan kolesterol
·           Menghentikan pendarahan setelah melahirkan
·           Menyembuhkan luka pada penderita diabetes
·           Membantu fungsi ginjal
·           Menyembuhkan sakit gigi
·           Menambah nafsu makan
·           Meningkatkan guna metabolisme
·           Mengatasi masalah pernafasan
·           Mencegah masalah penuaan dini
Share:

Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus UKM-FP Penalaran Periode 2020


Sabtu (07 Maret 2020), terlaksananya pelantikan pengurus UKM-FP Penalaran periode 2020 dengan tema "Melanjutkan Eksistensi Organisasi Dalam Membentuk Pemuda Literasi Yang Progresif, Aktif Dan Solutif" dengan tema ini diharapkan pengurus UKM-FP Penalaran untuk kedepannya bisa menjadi literasi, tanggung jawab dan organisatoris. Acara ini dilaksanakan di gedung Auditorium Pasca Sarjana lantai 2 Universitas Trunojoyo Madura pada pukul 18.00 WIB. Pengurus UKM-FP Penalaran yang dilantik sebanyak 39 orang. Pelantikan dihadiri oleh pembina UKM-FP Penalaran, Dekan Fakultas Pertanian, Gubernur Fakultas Pertanian, DPM, Badan Kelengkapan, Ketua UKM F Kepenulisan se-Universitas Trunojoyo Madura. 
 
Acara pertama  ini dibuka oleh ibu IR. Umi Purwandari, M.App.Sc. Ph.D. selaku pembina dari UKM-FP Penalaran. 
 

Acara selanjutnya mengucapkan ikrar pengurus UKM-FP Penalaran yang di pimpin  langsung oleh ketua umum UKM-FP Penalaran 2020. Acara yang terakhir yaitu penutup dan doa yang dibawakan oleh Aji Silwa Al masih mahasiswa dari prodi Agribisnis.
 

Minggu (08 Maret 2020), dilanjutkan dengan acara Rapat Kerja Pengurus UKM-FP Penalaran yang bertempat di gedung RKBI 101-102 Universitas Trunojoyo Madura. Rapat kerja ini dihadiri oleh seluruh pengurus dan PH UKM-FP Penalaran periode 2020. Acara ini berisi penyampaian program kerja yang akan dilaksanakan selama satu periode  kedepan serta disetujui oleh semua pengurus UKM-FP Penalaran 2020.